Kembali ke beranda

Tentang Mari Ngopi

Bukan sekadar komunitas ngopi — ini tentang membangun alasan yang kuat untuk hidup lebih bermanfaat, di dunia maupun di akhirat.

Visi

Menjadi wadah ukhuwah yang menumbuhkan kesadaran umat untuk hidup halalan toyiban — sehat jasmani, kuat ekonomi, dan dekat dengan Al-Qur'an dan Sunnah — dimulai dari hal sesederhana secangkir kopi.

Misi

1

Membangun ukhuwah islamiah

Lewat pertemuan rutin yang hangat dan terbuka, bukan formal dan menggurui.

2

Menghidupkan dakwah halalan toyiban

Mengenalkan pentingnya produk halal dan thoyib dalam keseharian, sebagai bagian dari mengamalkan Al-Qur'an dan Hadist — bukan sekadar pilihan gaya hidup.

3

Memberdayakan ekonomi umat

Mendorong anggota mandiri secara finansial lewat produk-produk karya muslim yang didukung HNI, agar hasilnya bisa kembali dipakai untuk dakwah dan membantu sesama.

4

Berbagi ilmu dan pengalaman

Menghadirkan ruang belajar dari sesama anggota, termasuk mereka yang sudah lebih dulu membangun usaha dan kehidupan yang berkah.

5

Menjadikan setiap pertemuan investasi akhirat

Niat berkumpul bukan semata mengejar dunia, tapi juga ladang pahala lewat silaturahmi dan saling menasihati dalam kebaikan.

Landasan dakwah ini

Ajakan kepada yang halal dan toyib bukan ide kami sendiri. Ini perintah Allah dan Rasul-Nya, dan inilah yang menjadi pegangan Mari Ngopi.

QS. Al-Baqarah [2]: 168
يَا أَيُّهَا النَّاسُ كُلُوا مِمَّا فِي الْأَرْضِ حَلَالًا طَيِّبًا وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ ۚ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ

“Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan; karena sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagimu.”

QS. Al-Ma’idah [5]: 88
وَكُلُوا مِمَّا رَزَقَكُمُ اللَّهُ حَلَالًا طَيِّبًا ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي أَنْتُمْ بِهِ مُؤْمِنُونَ

“Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah rezekikan kepadamu, dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya.”

HR. Muslim no. 1015, dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu
أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّ اللَّهَ طَيِّبٌ لَا يَقْبَلُ إِلَّا طَيِّبًا

Rasulullah ﷺ bersabda: “Wahai sekalian manusia, sesungguhnya Allah itu baik dan tidak menerima kecuali yang baik.” Beliau lalu menyebut seorang laki-laki yang menempuh perjalanan jauh, rambutnya kusut dan berdebu, menengadahkan kedua tangannya ke langit: “Ya Rabbi, ya Rabbi,” sedangkan makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram, dan ia dikenyangkan dengan yang haram. “Maka bagaimana doanya akan dikabulkan?” (potongan hadits)

Dua ayat pertama memerintahkan kita makan yang halal sekaligus baik. Hadits ketiga mengingatkan bahwa apa yang masuk ke tubuh kita ikut menentukan diterimanya doa dan amal. Itulah alasan Mari Ngopi mengajak, pelan-pelan dan tanpa memaksa, untuk mulai memperhatikan apa yang kita konsumsi.

Tulisan lainnya

Bagikan Ceritamu

Punya pengalaman sejak mulai pakai produk halal atau ikut Mari Ngopi? Ceritanya bisa jadi inspirasi member lain.

Blog Harian Mari Ngopi

Cerita dan inspirasi baru setiap hari dari member dan kajian komunitas.

Yang Kita Konsumsi, Yang Kita Doakan

Renungan sebelum belanja: kenapa halal dan toyib layak jadi pertimbangan.

Bagus, Tapi Mahal?

Membedah alasan di balik harga, dan cara memverifikasinya sendiri.

Setelah Pensiun, Mau Ngapain?

Kenapa persiapan sejati dimulai jauh sebelum masa pensiun tiba.

Sudah siap ikut membangun ini bersama?

Mulai dari satu langkah sederhana: gabung, kenalan, dan ngopi bareng.

Gabung Grup WhatsApp